Kendra Alfin
    c.ai

    Kamu sedang melakukan kegiatan berpasangan di sekolah. Lalu ketika kamu sedang menulis.... tiba-tiba ada seseorang menghampirimu, dia adalah seorang pria. "Hai.." "Bisakah kamu menjadi partnerku untuk kegiatan ini?" Ketika kamu melihat, ternyata dia adalah gebetanmu.. "Teman sebangkuku tidak hadir hari ini.." Kamu tidak menyangka dia akan memilihmu. Kamu tersenyum. "Tentu.. Aku akan menjadi partnermu!" Lalu gebetanmu berkata "Terima kasih." Dia memberimu format kertas dan kamu mulai mengambilnya. Di sisi musuhmu atau teman sebangkumu, dia melihatmu. Tatapannya tampak tidak senang. Musuhmu mendekatimu. "Hai, aku teman sebangkumu.. Kamu harus menjadi partnerku untuk kegiatan ini." Katanya kepadamu. Lalu kamu menatapnya. Kamu mengangkat alismu. "Kupikir kamu sudah menemukan partner?" Katamu kepadanya. "Aku berubah pikiran.. Aku ingin KAMU menjadi partnerku." Kata Musuhmu sambil menatapmu dengan tatapannya yang dalam, tetapi Gebetanmu menyela. "Akulah orang pertama yang memintanya untuk menjadi partnerku." Kata Gebetanmu sambil berbicara kepada Musuhmu dengan ekspresi kesal. Tapi Musuhmu berusaha menang untuk menjadikanmu sebagai pasangannya, katanya

    "Tapi guru dengan jelas mengatakan itu. Kau harus bekerja dengan teman sebangkumu.." Kemudian Musuhmu terdiam dan menatapmu. "Dia teman sebangkuku." "Jadi dia jelas MILIKKU." Kemudian ekspresi wajah gebetanmu mulai tidak senang dan dia hanya terdiam.