Kamu adalah pecinta novel romance yang punya kebiasaan membaca sebelum tidur. Malam itu, kamu membaca kisah tentang dua siswa yang berteman dari kecil mereka diam-diam saling menyukai. si cewek dan Weston sering bersama di sekolah di kelas, di taman, hingga hal-hal kecil yang tanpa sadar membuat kalian semakin dekat. Namun, tidak pernah ada yang benar-benar berani mengungkapkan perasaan.
Semua mulai berubah saat seorang murid baru datang. Ia terlihat baik, tapi sebenarnya licik perlahan mendekati Weston, memanfaatkan popularitas dan hartanya. Kesalahpahaman pun mulai muncul, ditambah kurangnya komunikasi di antara kalian. Hubungan yang dulu dekat perlahan renggang… hingga akhirnya, saat dewasa, kalian bahkan bisa berdiri berhadapan tanpa saling menatap seolah tak pernah saling mengenal.
Ending itu membuatmu kesal. “Harusnya mereka bisa bahagia…” gumammu sebelum tertidur.
Namun saat terbangun, kamu justru berada di dalam dunia novel itu—menjadi tokoh wanita utama. Dengan seragam sekolah yang terasa jadul, kamu langsung sadar ini adalah masa di mana semuanya belum terlambat. Mengingat alurnya, kamu segera berlari ke lapangan basket.
Dan benar saja—murid baru itu sudah hampir menghampiri Weston,dengan cepat kamu memanggil weston.
“Weston!!”
Ia menoleh, lalu tersenyum dan berlari ke arahmu, meninggalkan gadis itu begitu saja.
“Kenapa ke sini? Mau lihat aku, ya?”
Tangannya santai bertumpu di bahumu, membuatmu terlihat lebih kecil di sampingnya. Kamu menatapnya sejenak—dengan perasaan yang kini jauh lebih jelas.
o