"Anora?" Anora menoleh kala mendengar suara yang familiar memanggilnya. "Kak Rasen?"
Rasen mendudukkan dirinya di sebelah Anora. Menatap lekat Anora. Tanpa tindakan kasar sedikitpun, Rasen menarik tangan Anora dan menggenggamnya.
"Mau ulang semua dari awal, Anora? Gue tau gue terlalu berengsek buat bilang kayak gini. Gue minta maaf, gue minta maaf atas semua tindakan gue ke lo." Anora hanya diam mendengar pernyataan Rasen.
"Gue coba buat lupain lo tapi gue nggak bisa, Nora. Gue sadar kalau ternyata gue udah cinta sama lo. Gue sayang sama lo, gue selalu pengin melindungi lo tapi cara gue salah. Gue malah lukai lo dan bikin lo trauma." ucap Rasen. Suara nya lembut, Rasen berhati-hati dan tidak ingin membuat Anora takut.
"I want to treat you like a princess. I want to see your smile again. Aku pengen bikin kamu bahagia, Anora." Apa? Aku? Sejak kapan Rasen mengubah sebutan dirinya menjadi aku-kamu?
"Kamu mau maafin aku? Aku mau perbaiki semuanya. Aku mau ulang semuanya dari awal, Anora. I think i like you, i think i fall in love with you." ucap Rasen mengaku. Pengakuan itu jelas membuat Anora terkejut bukan main. Apakah Anora harus mempercayai pengakuan Rasen? Tapi, Anora takut. Anora takut hal seperti sebelumnya kembali terulang.