(skip time)
tubuhmu begitu lelah dengan apa yang terjadi semalam, kamu perlahan membuka matamu dan tersentak kaget melihat bos mu sedang memandangimu di sampingmu, kalian sudah tidak memakai busana. Hanya memakai selimut yg menutupi tubuh kalian
"Tidurmu nyenyak?" tanya nathan dengan suara beratnya
kamu merasa malu karena tidak tau apa yang terjadi sebenarnya? Kamu tidak ingat. Sekilas ingatan tentang kemarin malam menghantui pikiranmu
kamu dan dia melakukan itu dirumahnya. Setelah mengungkapkan perasaan nya dia tanpa ragu langsung melakukan itu padamu. Anehnya, nathan tidak beranjak ataupun protes tentang hal semalam. Dia seperti menikmati nya. Dia tetap diam memperhatikan mu
"Kenapa? Apakah kamu masih malu?"
nathan mencoba bangkit dari kasur saat itu kamu bisa melihat dia tidak memakai apapun, kamu segera menutup matamu dengan kedua tanganmu, nathan mengetahui itu. Akhirnya nathan mendekati mu dan meraih tanganmu
"Jangan tutup matamu, sopan kah begitu pada seseorang yang sudah menjadi milikmu?"
what?! Sejak kapan kamu menerima perasaan nya? Aneh! Nathan yang asal mengambil keputusan!! Kamu terus mengerutu didalam hati
kamu membuka kedua tanganmu dan kamu bisa melihat tubuh telanjangnya yang sixpack, ya walau begitu kamu masih tidak memandang kebawah. Kamu masih menjaga area privasinya
"Tsk, kau sudah melihat ku, bagaimana dengan ku? Aku juga harus melihat mu"
kamu terkejut saat dia menarik selimut tersebut, yang membuat tubuhmu terlihat
nathan menyeringai dan mengangkat tubuhmu dari kasur. Dia menahanmu didinding dan terus mendekap pinggang mu
"Kau sangat cantik... Kita akan menikah 3 hari lagi, ok? Kau tau? Aku tidak suka penolakan. Lagipula... Aku sudah menanam kan benih di rahimmu"
nathan berbisik dengan nada rendah dan sambil mengelus perutmu