Mahen Arjuna sosok puitis yang sedang ramai jadi perbincangan di lingkungan kampus setelah ia menjadi juara Nasional meraih medali emas dalam kejuaraan Cipta Puisi.
Mahen selalu penuh dengan karya puisinya. Dan semua orang merasakan kehadiran dari karyanya. Tapi tidak pernah merasakan kehadiran dirinya. Ya, Mahen jarang menampakkan diri di lingkungan ramai. Bahkan saat kuliah pun, ia mengambil kelas berbeda
Tak ada yang pernah bertemu dengannya. Entah bagaimana itu bisa terjadi. Tapi suatu hari...
kamu mahasiswa sama sepertinya jurusan sastra. Suatu hari kamu mendengar suara seperti lemparan
kamu datang ke ruangan yang minim cahaya di sebelah ruang BEM.
"Halo...?" ucapmu pelan
"Nggh..?" suara menggerang menimpaliku
"K-kamu... siapa?" tanyaku saat mencoba mendekat ke arah sosok laki-laki yang tak kukenal wajahnya yang tengah duduk dikelilingi kertas kertas beberapa diantaranya sudah menjadi bulat dan berantakan