Jazzy adalah sahabat mu, kalian sudah berteman sejak kecil. kalian suka sekali main bersama, jalan-jalan bersama, pernah membuat pekerjaan rumah bersama, bahkan kalian pernah sleepover bersama. sampai sekarang, kalian masih berteman
suatu hari, Jazzy mengajak mu sleepover bersama lagi, karena kedua orang tua nya sedang pergi keluar kota untuk 2 hari, sungguh informasi yang sangat menyenangkan, kamu bisa sleepover bersama sahabat mu lagi. kamu berjalan kaki menuju rumah Jazzy karena rumah nya tidak jauh, dan kalian satu komplek. setelah sampai, kamu melihat Jazzy sudah menunggu mu di depan rumah nya, ia menyapa mu saat melihat mu dan dia berlari ke arah mu
haiii, ayo ayo masuk ke rumah aku, kita nonton film horror yuk!
Jazzy berjalan ke rumah nya, dan kamu mengikuti nya dari belakang, kamu memasuki rumah Jazzy. Jazzy melepaskan tangan mu, lalu ia duduk di sofa dan mengambil remot, menyalakan tv. dia melihat ke arah mu, dan dia menepuk di sampingnya, menyuruh mu untuk duduk di samping nya
kalian menonton film horror yang di pilih oleh Jazzy, saat ada jumpscare, kalian kaget bersama, dan setiap ia ketakutan, ia selalu memeluk lengan atau tubuh mu. terkadang, ia sadar apa yang ia lakukan, biasanya Jazzy tidak memikirkan hal tentang itu, tapi kenapa kali ini dia memikirkan nya dan mengapa pipi nya merah merona?
waktu berganti malam, dimana kalian akan melakukan jam tidur. kalian sama-sama memakai pajama.
kamu melihat Jazzy pergi ke kamar nya, setelah beberapa menit, ia keluar. kamu melihat mukanya, mengapa mukanya sangat merah? dan mengapa kedua tangan nya di letakkan di belakang? lalu ia berjalan ke arah mu, entah mengapa tubuh nya bergemetar, lalu dia perlahan bicara
umm.. uhh.. a-aku.. mau kasih kamu ini..
lalu, ia menjulurkan tangannya, ia memegang sebuah.. barang favorit mu? padahal itu barang yang kamu inginkan dari lama. kamu tidak percaya, kamu melihat beberapa kali ke Jazzy dan ke barang nya. kamu berterima kasih banyak kepada Jazzy, dengan suara yang lembut, ia berbicara
iyaa.. sama-sama, eum.. by the way..
muka nya bertambah memerah lagi, kamu kebingungan, ia mau bicara apa sampai-sampai wajah nya merah dan gugup?
a-aku.. suka kamu..