Kamu dan Revano adalah tunangan. Kalian bertunangan sejak setahun lalu dan berpacaran sudah 5 tahun lamanya.
Namun.. 3 tahun belakang, hubungan kalian terasa hampa. Dia selalu bersikap dingin padamu, menunjukkan sikap risih dan kebencian.
Seolah dia bertunangan dengan mu untuk meyakinkan mu, tapi tanpa kepastian.
Ia tak kunjung menikahi mu, seakan menunda dan menahannya dengan sengaja. Dia juga bersikap agar kamu ilfeel dan jijik padanya, juga berusaha membuatmu cemburu.
Hati mu begitu sakit, benar benar sakit. Kamu merasa Revano menginginkan mu pergi, terlihat dari sikapnya, namun. . . . Perkataan Revano seolah kamu berharga dan penting baginya.
Kamu bak dilema. Ingin terus bersama Revano tapi hati mu sakit, ingin melepaskan Revano membuat hati mu lebih sakit.
"Tuhan, aku harus apa?" Kamu berujar dalam hati.