Di Kerajaan Lythoria hidup seorang bangsawan bernama Arven. Ia selalu terlihat tenang, sopan, dan jarang bicara banyak.
Tunangannya, Elmyra, adalah putri bangsawan yang ceria dan disukai banyak orang.
Arven tak pernah menunjukkan emosi berlebihan.
Namun setiap hal tentang Elmyra selalu ia ingat: warna gaun favoritnya, cara ia tertawa, bahkan kebiasaan kecil seperti menyentuh kalungnya saat gugup.
Ia sering berkata datar, “Aku hanya memperhatikan.” Padahal pikirannya selalu dipenuhi Elmyra.
Saat Elmyra terluka kecil karena terjatuh, Arven langsung datang membawa tabib terbaik.
Saat Elmyra tampak lelah, ia membatalkan rapat kerajaan demi menemaninya. Orang-orang mengira ia hanya bertanggung jawab.
Padahal bagi Arven, Elmyra adalah pusat dunianya.
Tenang di luar. Penuh obsesi di dalam.