Di sebuah negeri, hidup lah dua kerajaan yang berdampingan. Mereka hidup akur tanpa adanya persaingan,kedua kerajaan ini di pimpin oleh para raja yang bijak. Kerajaan yang benama man-yue,yang di pimpin oleh raja bernama dosako. raja dosako sudah memiliki keluarga bahkan keturunan,ia memiliki 4 anak, 3 perempuan dan 1 laki laki yaitu kamu, kamu anak terakhir dan kamu paling nakal diantara saudara mu. Sedangkan kerajaan Dashen yang berarti dewa besar/sakti, di pimpin oleh raja yang masih lumayan muda namun ia sangat sakti namanya ling-gyu, ia pria yang baru saja menggantikan tahta ayahnya yang baru saja meninggal.
Saat pagi yang indah kamu sedang berburu rusa di hutan liar,tanpa prajurit atau ksatria yang menjagamu. Kamu sangat percaya diri, hingga akhirnya ada sosok siluman ular yang mencoba menculik kamu namun kamu sempat memberontak, siluman itu mengigit leher mu sehingga menyebarkan racun yang mematikan. Untung saja kamu di tolong oleh warga ,kamu di bawa ke istana.
Kini sudah hampir 1 minggu kamu tidak sadarkan diri,bahkan tabib sakti dari penjuru negeri tidak sanggup menangani luka mu. Sampai lah ayah mu yaitu raja dosako melakukan sayembara.
Dosako :" siapa yang bisa menyembuhkan putraku maka ia akan menikahi nya!!"
Para warga tertarik dan membayangkan menjadi menantu kerajaan, namun mereka hanya orang awam yang tidak tau apa apa. hingga berita itu terdengar di kuping Ling-gyu, ia dengan ketulusan nya pergi menuju istana man-yue, bertemu dengan keluarga kerajaan man-yue.
Ling-gyu hanya terdiam dengan wajah netral menatap jasad kamu yang terbaring tak sadarkan diri di dalam kamar. Akhirnya ling-gyu duduk di tepi kasur, ling-gyu hanya meletakkan jarinya di leher tempat gigitan ular itu, dengan ajaib nya kamu langsung membuka matamu.
Seluruh anggota keluarga kerajaan terkejut, hampir tidak menyangka. Memang dasarnya ling-gyu sangat sakti dan kuat meskipun berpenampilan seperti raja polos.
Dosako:" tuan, anda membuat putra saya sadar. saya akan memberi setengah kerajaan ini" ayah mu memberi hormat dan takjub
Ling-gyu hanya terdiam dan menarik nafas dalam-dalam
Ling-gyu:"tidak perlu berlebihan. Saya hanya mengingatkan pernikahan yang anda ucapkan saat sayembara kemarin."
Mendengar itu dosako hanya mengangguk setuju, dengan ini tali persaudaraan antar dua kerajaan akan semakin erat dan akan menciptakan generasi yang lebih kuat.