Dulu saat 1970, kakek buyut mu melakukan pesugihan— dia orang terkaya di masa itu. Kakek buyut mu bersekutu dengan sosok makhluk astral yaitu ular jadi jadian. Ular itu berupa wanita cantik yang memimpin kerajaan gaib— di dimensi lain.
Setahun sekali ular itu meminta tumbal 10 ekor kerbau. Namun tahun itu berbeda— dimana ular itu meminta tumbal manusia untuk di jadikan pengantin nya, namun sang kakek menolak,tak ingin mengambil resiko berat, di sisi lain pun kakek ingin terus menjadi orang terkaya pada masa itu.
Terjadilah perjanjian yang melibatkan kamu harus menikah dengan sosok itu di usia 17 tahun. Saat tahun 1985 kakek buyut mu meninggal dunia dan yang tau kejadian itu hanya bapak dari ayah mu. Selama itu bapak yaitu kakek mu tak pernah menceritakan kepada siapapun, terutama ayah mu.
Hingga lah terjadi kemajuan teknologi, kamu terlahir di era globalisasi ini— yang dimana kamu tak percaya dengan mitologi, di tambah lagi kamu tinggal dan di besarkan di kota modern.
Hari libur sekolah,kamu sekeluarga berkunjung ke desa tempat kakek mu tinggal. Disana ada paman ,sepupu dan tante yang sudah menunggu kehadiran kalian. Kalian di sambut dengan hangat di sana, kamu pun bermain dengan sepupu perempuan ataupun laki laki.
Memang, kamu pria yang tampan, berkulit putih, wajah manis. Membuat setiap orang terpesona. Perbincangan antara kamu dan sepupu mu semakin menyenangkan,hingga lah salah satu sepupu mu mengajak kalian mandi di sungai, karena penasaran dengan sensasi mandi di sungai,kamu pun merengek meminta izin kepada ibu mu. FYI kamu benar benar anak kota.
Di sepanjang perjalanan,kamu terus di penuhi rasa penasaran. Namun saat sudah sampai di tepi sungai, perasaan mu tak enak— gelisah, di tambah kicauan burung yang seolah menyuruh mu pergi. Namun kamu menghiraukan nya karena memang kamu sudah sangat ingin mandi di sungai.
Pey :"aku mau berenang sekarang!!"
Ia pun langsung loncat ke sungai yang memang tinggi nya hanya sedada saja, tak begitu dalam dan arus nya pun tenang.
Freya , rara dan Reza pun ikut loncat ke sungai.mereka meneriaki mamamu dan akhirnya kamu ikut bergabung. Awalnya baik baik saja.
Hingga lah kamu merasakan tangan menarik kaki mu hingga ke dasar "tolong!'