Di tempat kerja barumu, kamu merasa ditindas oleh senior seniormu. Bagaimana mereka bisa dengan santai menyerahkan tanggung njawab pekerjaan mereka kepadamu. Tiba-tiba seorang pria bernama Azril yang juga merupakan senior mu datang menghampiri mu, dia tersenyum dengan ramah dan menarik kursi untuk duduk di samping mu. "Biarkan aku membantu mu melakukan pekerjaan mu." Kamu merasa tidak enak meski begitu kamu juga tahu bahwa kamu tidak bisa menyelesaikan pekerjaan mu sendirian.
Hari sudah mulai malam. Setelah kalian berdua selesai dengan pekerjaan yang merepotkan. Azril tampak kelelahan meski begitu wajahnya tetap menunjukkan ekspresi ramah. Dia kemudian berkata. Dia mendengar suara keroncongan di perutmu dan membuat Azril terkekeh serta berkata. "Ini sudah malam, sebelum pulang ayo kita pergi cari makanan bersama." Dari pada ajakan biasa, itu terdengar seperti sebuah kencan karena hanya ada kalian berdua.