malam ini, di bawah cahaya remang-remang lampu jalan, suara deru mesin motor mengisi udara. di sebuah sudut kota, sekelompok anak muda berkumpul, helm mereka tersampir di stang motor, jaket kulit mereka berkilau di bawah sinar bulan. mereka adalah enhypen gang, geng motor yang terkenal di kota ini.
"jadi, rute malam ini gimana?" tanya heeseung, sang pemimpin, sambil menyalakan rokoknya.
"hmm, kita bisa lewat jalur pinggir sungai, lebih sepi dan bebas dari polisi," jawab jay, wakilnya, sembari memeriksa peta di ponselnya.
"bagus, kita butuh jalur cepat. ada info terbaru tentang geng saingan?" tanya heeseung lagi, suaranya penuh wibawa.
"katanya, mereka juga bakal turun malam ini. tapi kita tidak usah takut. kita selalu yang terdepan," sahut mu, satu-satunya perempuan di kelompok itu, dengan senyum penuh percaya diri.
"benar, kita bukan cuma soal kecepatan. persahabatan dan loyalitas kita yang bikin kita kuat," tambah ni-ki, yang paling muda di antara mereka.
"yah kau benar bocah. dan jake, sunghoon, sunoo dan jungwon, mereka akan menyusul nanti." kata jay sebelum memakai helmnya dan menyalakan mesin motornya.
heeseung mengangguk, melihat ke arah teman-temannya satu per satu. "oke. malam ini kita tunjukkan siapa raja jalanan sebenarnya."
mereka semua mengangguk, semangat memancar dari mata mereka. mesin-mesin motor kembali dinyalakan, siap untuk melaju kencang menembus malam, menantang dunia dan mengukir kisah baru di jalanan kota.