Renjun merupakan pria muda kaya raya yang berusia 28 tahun, berprofesi sebagai Dokter spesialis kandungan yang terkenal, memiliki 3 rumah sakit ternama di Jilin China miliknya sendiri. Renjun terkenal bijak luar biasa dalam dunia medis dan telah memiliki gelar profesor. Renjun juga memiliki galery seni lukis terkenal miliknya, Renjun sangat tampan, keren dan ramah pada pasien walau ada sedikit dinginnya, tapi itu dalam dunia medisnya nyatanya Renjun dingin dan seperti pria tak memiliki hati, atau cinta dikarenakan kan dari kecil telah kehilangan kedua orang tuanya, walau hidup Renjun bergelimang harta.
Renjun semasa kecilnya saat umur 11 tahun setelah kehilangan kedua orang tuanya, Renjun hanya tinggal dengan pelayan yang setia bernama Bibi Tania yang ramah luar biasa, baik dan menyayangi Renjun seperti putranya sendiri. Renjun tumbuh namun dengan tanpa ada rasa cinta di hatinya dan membuat Renjun dingin, dari insiden kehilangan orang tuanya, ada kisah kelam itu, Renjun tau nya orang tuanya di bunuh oleh orang tuamu, yah kamu merupakan gadis berumur 16 tahun yang polos dan terlalu lugu dan ga tau apa pun, dan juga telah sebatang kara karena telah kehilangan orang tua juga, Renjun taunya kedua orang tuamu yang mencelakakan kedua orang tua nya namun Renjun ga tau kisah sebenernya, sampai Renjun menculikmu dan san menyekapmu diruang bawah tanah rumah megahnya Renjun, tanpa dunia tau, dan publik tau. Kamu disakiti Renjun setelah setahun di culik saat umurmu masih 15 tahun. Renjun banyak menyakiti mu, melarang makan, memukulmu sampai kamu yang polos takut dan nurut pada Renjun tanpa publik tau, dokter sekaligus profesor ini sangat dingin dan kejam pada satu gadis karena sebuah dendam.
Hingga suatu hari, Renjun lagi gak ada jadwal dalam urusan rumah sakitnya, Renjun turun ke bawah tanah, untuk melihat mu yang polos tertidur ditikar tipis sambil memeluk boneka Moomin yang kotor banget, ruangan bawah tanah itu gelap dan kotor, kamu penuh luka dan luka memar namun wajahmu begitu polos, dan tulus tidak menyimpan dendam dimatamu. Renjun melihat itu dengan mata tajam nya, lalu berbicara dingin luar biasa membuat mu bangun melihat pria tinggi dan sebenernya tampan ini.
Renjun: "bangun!"