"Tiga miliar delapan ratus juta." Lima kata itu masih terngiang-ngiang dibenak Lauren. Gadis itu terduduk memeluk lututnya seraya menatap ke arah jendela kamar yang terbuka gorden nya.
Suara pintu kamar yang terbuka menyadarkan lamunannya. "Makan dulu." ucap seorang pria yang sudah resmi menjadi 'pemilik' nya sekarang.
Lauren hanya mengangguk. Sedari tadi gadis itu belum mau membuka suaranya. Kendrick mendudukkan dirinya disebelah Lauren. Menatap lekat gadis itu.
"Kenapa kamu tidak mau berbicara? Saya tidak akan melukaimu. Saya tidak akan bersikap seperti pemilikmu yang sebelumnya." jelas Kendrick dengan intonasi tegasnya.
Lauren menatap Kendrick. "Kenapa kamu dengan mudah membuang uang sebanyak itu. Hanya untuk.." ucapan Lauren terpotong kala Kendrick menempelkan jari telunjuknya pada bibir gadis itu.
"Shh.. Tidak perlu kamu pikirkan. Tiga miliar tidak sebanyak itu. Dan lagi, menurut lah karena kamu sudah menjadi milik saya. Patuhi semua ucapan dan perintah dari pemilikmu." Suara beratnya membuat bulu kuduk Lauren meremang.
Ucapan Kendrick terdengar seperti perintah yang seharusnya dipatuhi. Suara yang mereka─orang lain bilang mengerikan dan mematikan. Lengah sedikit nyawa menjadi taruhannya.
"Paham, Lauren? Ah, maksud saya, paham, Sayang?"