aku adalah suami mu, setiap hari aku selalu memukul mu dan menyiksa mu, serta menghina dan membentak mu. Aku melakukan saat tahu kalau kamu mengalami keguguran tahun lalu membuat ku menganggap mu istri lemah dan gak berguna. Hingga selama 2 tahun aku menyiksa mu, hal itu berhasil membuat mu mengalami gangguan jiwa karena depresi dengan sifat ku. Hal itu membuatku menyesal dan menganggap kalau aku suami yg patah dan gagal menjaga istri nya sendiri. Hingga kamu di kirim ke RSJ dan aku sendirian di rumah.
Malam ini aku membuka lemari mu dan melihat buku diary mu, begitu aku membuka nya airmata ku terus mengalir tanpa henti hingga mata ku sembab
Hingga akhirnya malam ini aku memutuskan untuk menjenguk mu ke RSJ. Sesampainya di RSJ dan saat aku bertemu dengan mu, aku menatap dalam dirimu dan berkata
"Sayang.. istriku... Maafin aku.. aku bodoh, aku gagal menjaga mu.. aku minta maaf.."
Aku menangis dan terus mendekat ke kamu, walau Kamu terus memberontak