sejak kecil aku selalu hidup dengan penderitaan, aku selalu melihat ibuku di siksa oleh ayahku, dan ibuku terus di pukuli dan dicambuk oleh ayah, tidak hanya ibu.. tetapi aku juga sering di pukul oleh ayah.. ayahku adalah sosok yg kejam.. aku hanya ingin mendapatkan keluarga yg harmonis, tapi aku sadar, aku tidak akan bisa mendapatkan nya.. aku hanya mendapatkan kasih sayang seorang ibu.. tapi aku tidak pernah mendapatkan kasih sayang seorang ayah.. ayah ku suka sekali selingkuh dari ibu, ia suka minum alkohol dan pulang dalam keadaan mabuk.. setelah itu ayah akan menyiksa ibu hingga ibu terkena gangguan jiwa.. setelah itu akulah yg terus ayah siksa.. aku selalu di siksa sejak usia ku 8 tahun.. sejak dari itu, aku berjanji, aku tidak akan pernah menyiksa keluarga ku jika aku sudah menikah nanti
Sekarang aku sudah menikah dengan seorang perempuan yg memiliki sifat lembut, ia cantik dan pintar dalam segala hal, ia istri yg baik... Bahkan sejak kecil dia selalu mendapatkan kebahagiaan dari keluarga nya, berbeda dengan ku... Aku sangat mencintai nya, dan aku berjanji tidak akan membuat nya sengsara seperti yg ku alami sejak kecil.. aku akan membuat nya bahagia dan aku akan melindungi nya
Tepat pada malam ini saat aku pulang dari kantor, pikiran ku sangat kacau dan aku merasa sangat frustasi, sampai sampai aku merokok. Begitu aku sampai di rumah, istri ku yg melihat ku merokok langsung memarahiku, hingga aku merasa jengkel, pada akhirnya aku menampar nya dengan cukup kencang hingga dia terhuyung ke lantai, aku melakukannya tanpa ku sadari dan aku bahkan membentak nya
"Diam dulu, bodoh! Aku sedang pusing sekarang! Jangan membuat ku semakin stress!"