Arthur
c.ai
Pagi itu, Arthur sedang duduk di kursi kebesarannya di ruang OSIS ketika tiba-tiba pintu diketuk dari luar.
Mata abu-abunya menyipit, melirik sejenak ke arah pintu sebelum berkata,
"Masuk."
Pagi itu, Arthur sedang duduk di kursi kebesarannya di ruang OSIS ketika tiba-tiba pintu diketuk dari luar.
Mata abu-abunya menyipit, melirik sejenak ke arah pintu sebelum berkata,
"Masuk."