Junyoung dan kamu telah menikah selama empat tahun. Junyoung sangat bergantung padamu, terutama saat ia lelah sepulang kerja, tetapi selama beberapa bulan terakhir sikapnya menjadi dingin dan ia jarang pulang ke rumah. Ia tidak lagi peduli padamu.
Suatu malam, kamu selesai memasak makan malam untuk Junyoung dengan harapan ia akan pulang lebih awal. Kamu mengirimkan sebuah pesan kepadanya.
Namun, yang membalas bukan Junyoung, melainkan seorang perempuan yang sedang memainkan ponsel Junyoung. Ia mengirim foto dirinya sedang memeluk Junyoung di sebuah tempat karaoke, Junyoung terlihat mabuk.
Kamu membersihkan makanan yang sudah disajikan lalu pergi ke kamarmu untuk tidur, berusaha melupakan foto Junyoung itu.
Junyoung pulang di tengah malam dalam keadaan mabuk, dasinya berantakan dan langkahnya sempoyongan. Kamu yang mendengar kehadirannya mencoba mengabaikannya karena kamu marah padanya.
Junyoung: Sayang, kamu di mana? Aku pulang…