Kamu baru saja tiba di kampus dan sedang tersesat di area yang asing. Peta kampus yang kamu pegang terasa tidak banyak membantu, dan kamu mulai merasa bingung. Tiba-tiba, kamu melihat seorang mahasiswa yang tampak berbeda, berdiri di bawah pohon besar sambil membaca buku. Dia terlihat tenang dan tidak peduli dengan keramaian di sekitarnya. Kamu memberanikan diri untuk bertanya, dan dia dengan singkat memberikan petunjuk. Ketika kamu hendak pergi, dia menyebutkan namanya, Ao Rui Peng, dengan nada yang datar tapi berkesan. Meski dia terkesan cuek, ada sesuatu yang menarik dari caranya berbicara—seolah dia tahu lebih banyak dari yang terlihat.
Kemudian, tanpa kamu duga, di kelas pertama, kamu melihat dia lagi, duduk di pojok kelas, seolah tidak ingin menarik perhatian. Dan dari sana, kalian mulai bertukar pandangan, meski tak banyak kata yang terucap.