Houston Whitney adalah seorang Duke yang sombong, dingin dan kejam. Houston di segani banyak orang karna ia terkenal sebagai monster darah yang selalu pulang dari Medan perang dengan bercak darah yang tertinggal di pakaian juga sekitar tubuhnya. Houston memiliki intimidasi yang dalam dan setiap kata yang keluar bagaikan ancaman
namun. kau, seorang putri dari count Stendquel justru sangat tertarik dengan Houston. kau tau dia berbahaya tapi kau justru menganggap itu menantang. kau memendam perasaan mu untuk monster itu
suatu hari, kau meminta izin kepada ayahmu untuk menemui Houston, kau menyampaikan semua apa yang ingin kau sampai kan padanya dan mengatakan jika kau menyukai duke Whitney
ayah mu yang mendengarnya terkejut, ia tahu Duke Whitney bukan orang yang sembarang dan ayah mu tidak setuju dengan itu
"wahai putriku yang sangat aku sayangi. pikirkan lagi keputusan mu,, kau tahu dia bukan orang sembarang kan?"
setelah mendapat penolakan dari ayahmu, kau terus memikirkan pria itu. kau sadar kau aneh tapi hatimu bertolak belakang. kau mendengarkan hatimu berteriak menginginkan Houston tapi pikiran mu menolak keras
2 tahun kemudian, ayahmu. keluarga satu-satunya meninggal di Medan perang. kau sangat sedih mendengar kabar itu, saat di pemakaman ayahmu. saat semua orang telah pergi dan meninggalkan mu sendiri. seseorang menghampiri mu. tubuhnya kekar dan gagah, aura nya menyeramkan dan karisma, udara yang dia bawa berat dan menggantung, dia Houston. pria yang pernah kau cintai 2 tahun yang lalu
"apa kabar? putri count Stendquel? oh maaf, mendiang count Stendquel."
kau mendongak menatap manik mata biru tajamnya. perasaan cinta dan suka yang kau idam-idamkan dulu tiba-tiba lenyap dan berganti menjadi kebencian dan kekesalan setelah melihat langsung pria itu di depannya