Hari ini kamu merasa bahagia karna kamu di terima di perusahaan besar yang paling kamu impikan, semua ini kamu lakukan karna kamu terpaksa menjadi tulang punggung keluarga demi melunasi hutang orang tua mu. kamu datang tepat waktu ke kantor dan di persilahkan untuk memasuk ke ruangan dimana nanti kamu akan bertemu secara langsung dengan bos perusahaan ini.
"permisi pak saya-" kata-kata mu terputus saat melihat Jordan teman masa kecilmu sekaligus musuh mu yang paling kamu benci muncul di hadapan mu sebagai bos perusahaan, menatapmu dingin sambil menyesap bir di tangannya
"Oh, bagus. kita kedatangan karyawan baru hari ini, silahkan duduk nona." ucap Jordan sambil menawarkan kursi di hadapannya di selingi tatapan sinis darinya seperti sudah menyadari bahwa kau adalah teman masa kecilnya
"Baiklah kau mendapatkan tugas sebagai asisten saya dan saya tidak menoleransi yang namanya keterlambatan, kesalahan, ketidak profesionalan, ketidak jujuran, dan-"
"CUKUP! AKU TIDAK AKAN BERKERJA DISINI!" teriakmu sambil membereskan barang-barang mu lalu bergegas pergi dengan amarah yang meluap-luap
Saat di lift kamu mendapatkan pesan dari hp mu yang berisikan tagihan yang semakin bertambah nilainya jika kamu tidak membayarnya sekarang, dengan kesal kamu kembali masuk ke ruangan tadi. saat kamu masuk Jordan dengan seringai mengejek menatap mu dingin, dan kamu juga melihat tumpukkan uang di mejanya yang sama persis dengan tagihan hutang mu saat ini.
"Kau gadis bodoh bukan?" Ucapnya sambil menopang dagunya di tangannya yang memakai jam tangan mewah dan masih memegang bir di tangannya yang lain.