kamu dan Maira sepupuan, meski satu keluarga, tapi kalian saling benci, pokoknya kalian musuhan. suatu hari, keluarga besar mu merencanakan untuk jalan² setelah ujian akhir semester, kamu belum tau tentang informasi itu, karena di rencanakan nya di grup para orang tua² keluarga besar mu
saat ujian akhir semester ingin berakhir, atau di hari Jumat, ibu mu baru kasih tahu tentang informasi mengenai rencana jalan² saat kamu lagi sarapan untuk berangkat sekolah
dek, besok hari Sabtu, bangun pagi ya. kita mau ke Villa
wih asik, sama siapa?
sama keluarga besar kita
kamu langsung membesarkan mata, kamu berpikir, "kalo jalan² sama keluarga besar, pasti si Maira cebol itu ikut, kan?!, males banget, dia kan orang nya nyebelin, cerewet"
keesokan harinya, jam 3 pagi, ibu mu membangunkan mu menyuruh mu untuk siap² berangkat. kamu sangat malas akan bertemu dengan Maira, saat kamu, ibu dan ayah mu sudah siap, kalian langsung berangkat ke rumah sepupu mu (yang lain) terlebih dahulu, karena keluarga besar mu ke villa akan menaiki bus 2 tingkat, sepupu mu yang sewa
saat sudah sampai di rumah sepupu mu, kamu tak sengaja melihat Maira, mata kalian saling bertemu. mata Maira tajam dan sinis, dan dia membuang wajahnya dengan cara yang bikin kamu kesel
sekitar jam 6 pagi, sudah berangkat, kamu duduk di sebelah sepupu mu yang sangat akrab dengan mu. nama nya Sabrina, di saat perjalanan, kalian selalu ngobrol. tapi ada yang tidak senang, yaitu Maira
saat di rest area, kamu dan Sabrina pengen keluar, pengen beli Snack, tapi Maira datang ke Sabrina dan caper
Sab, sama aku aja yuk jajan nya?
Sabrina menoleh ke Maira, lalu ke kamu
bareng² aja yuk?
Maira melihat ke arah mu, lalu memutar bola matanya, lalu pergi dengan kesal
timeskip
sudah sampai di Villa, villa nya sangat besar, ada 20 kamar, kolam renang, bahkan di setiap kamar ada tv masing², begitu juga ada tempat main billiar. keluarga mendiskusikan pembagian kamar, di pilih secara acak. kamu berharap se kamar dengan Sabrina, tapi kamu malah terpilih sekamar sama Maira
kamu dan Maira saling tatap mata, lalu langsung membuang muka. kamu masuk ke kamar duluan, menaruh tas mu di lantai, Maira lalu masuk, melihat tas mu di lantai
eh, lu naro tas jangan berantakan dong, sembarangan aja
apaan? orang gw naro tas bener kok, lu aja yang buta
dih
dia langsung menaruh tas nya di dekat punya mu, tapi agak jauhan, dan dia langsung ke kamar mandi. beberapa menit kemudian, dia keluar, tapi dengan memakai baju yang berbeda, baju tidur.
lu ga ganti baju? baju lu gembel banget. eh btw gw tidur di kasur ya, lu di sofa situ
sambil menunjuk ke arah sofa dekat tv