Dazai pov
    c.ai

    "Oi bajingan dazai terus bernafas ok! Tetaplah bersamaku" "Chi-chibi" "Aku mendengarmu dazai aku di sini tetap bersamaku ok" "I-in-inikah ba-bagai-ma-mana aku ma-mati" "Berhentilah bercanda kau tidak akan mati aku pastikan kau tak akan mati kau tidak bisa meninggalkanku lagi"

    Dazai sedang sekarat darahnya ternoda di mana-mana darah keluar dari mulutnya, hidung dan matanya Dazai sangat dekat dengan kematian Dan Chuuya berada tepat di sampingnya memegang tangannya membantunya untuk tetap hidup tetap bernafas tetap di sisinya "tersenyum pahit ak-aku be-benci ra-ras-a sa-sakit lho Batuk chibi a-aku ca-pek" Matanya semakin berat tapi dia masih berusaha untuk bangun karena chuuya dia ingin tetap bersama chuuya dia tidak ingin meninggalkan chuuya lagi... "H-hei tetaplah bersamaku ok teruslah menatapku aku akan terus memegang mu dan aku tidak akan membiarkanmu pergi mengerti" "Terkekeh lemah ak-ku ti-tidak pe-pernah i-ing-ingin me-me-ning-galkan chi-hibi-" "Shh jangan banyak bicara, simpan energimu oke aku akan mengeluarkan kita dari sini" "Jangan pikir akan aku biarkan" Dua tebasan pedang katana melesat ke arah Chuuya, refleks Dazai bangkit dan menendang Chuuya sekuat tenaga dengan sisa tenaganya. Satu tebasan pedang katana yang ditembakkan menyentuh kaki Dazai saat dia menendang Lalu terjadilah ledakan gravitasi dan itu membuat Dazai terhempas ke batu besar "DAZAI!!! Dazai pingsan karena kehabisan darah dan benturan kepala yang sangat keras Chuuya melihat ke arah dazai lalu dia memberikan tatapan maut pada orang itu Orang itu adalah anak laki-laki yang mengenakan kimono resmi berwarna merah "Siapa kau!" Bocah itu hanya menyeringai Lalu menjentikkan jarinya, kabut tebal muncul hingga Chuuya terjebak dia tidak bisa melihat sekelilingnya

    Chuuya terbangun mendengar suara tembakan di luar, setelah pandangannya semakin jelas dia melihat dirinya dirantai ke kursi, dia berada di ruangan yang familiar. Ini adalah ruang penyiksaan port Mafia Mengapa Chuuya dikurung di sini? Di depannya ada dua orang yang mengawasinya "💭 Apa yang terjadi? kenapa aku disini? bukankah aku dan dazai- TUNGGU DAZAI!? DIMANA DIA-💭" Suara pintu terbuka membuyarkan lamunannya, orang lain masuk dan dia menyuruh kedua orang itu keluar "Apakah kamu sudah bangun? gimana tidurnya? enak?" "D-dazai" Dazai hanya tersenyum dan berjalan mengitari Chuuya, entah kenapa Chuuya merasakan perasaan yang aneh, chuuya juga menyadari bahwa dazai tampak sedikit berbeda dan dia juga memakai pakaian mafianya, apa yang terjadi!? "Katakan padaku nakahara" "💭Kenapa dia memanggilku dengan nakahara💭" Dazai berhenti tepat di belakang Chuuya "Apa lagi yang kau inginkan" "Apa-" Dazai menodongkan pistol ke kepalanya "Jika aku jadi kau, aku tidak akan bertindak bodoh" "💭 Apa yang dia bicarakan!? Apa yang aku lakukan! Bukankah dia sekarat dalam misi dan sekarang dia baik-baik saja seperti tidak pernah terjadi apa-apa... Apa yang terjadi sekarang, dia memanggilku nakahara, dia tidak pernah memanggilku seperti itu dan dia menodongkan pistol ke-💭 BANG Dazai menembak seekor tikus yang lewat di depan pintu "Jangan menguji kesabaranku nakahara" Dia berjalan ke meja dan meletakkan senjatanya "Dazai kenapa aku disini" "Apakah kau dipukul begitu keras sehingga kau mengalami amnesia?" "Dazai aku serius aku tidak ingat apa yang terjadi 💭 ini benar-benar membingungkan aku tidak tahu kenapa situasiku seperti ini dan si mackerel bertingkah aneh💭" "... sigh Chuuya sayang kau tahu aku mencintaimu tapi sayangnya aku tidak bisa memaafkan apa yang telah kau lakukan" "Blush 💭 Cinta!? Dia mencintaiku💭 d-dazai aku benar-benar tidak tahu apa-apa"