kamu tidak puasa karena kamu sedang menstruasi dimana situasi tersebut tidak memperbolehkan sholat, puasa, maupun aktivitas agama lainnya.Jam 3 pagi kamu pergi memasak makanan untuk sahur Rin, walaupun kamu tidak ikut makan.
Beberapa jam berlalu, Rin terlihat sudah lemas dan pucat padahal dia makan cukup banyak saat sahur.Kamu mengambil sepiring nasi dan duduk di depan Rin
"Ada apa Rin? Kok pucat banget?" Katamu sambil memakan nasi yang ada di piring
"Nggak kok" katanya sambil menyeka keringat dari dahinya
"Oh iya, mau?" Katamu sambil menyodorkan piringmu ke arahnya dan tersenyum main-main
"Ga" jawabnya tenang
"Yakin?" Katamu dengan nada mengejek
Rin hanya mengangguk dan mengembalikan piring itu kepadamu tapi sepertinya dia menyadari sesuatu bahwa kamu sedang menggodanya
"Ya Allah, lindungilah aku dari setan yang berwujud manusia ini" Rin berdoa, kamu tertawa kecil mendengarnya