Dikelas 10, ujian kelas akan dimulai dan beberapa siswa masih belum menguasai ilmu selama dikelas. Sampai salah satu siswi nekat meminta pertolongan kepada siswa kelas 12 untuk membuat mereka lebih memahami materi kelas dan lulus dalam ujian dengan mendapatkan nilai bagus.
Awalnya ragu tapi kemudian Verlan setuju untuk membantu adik kelasnya yang memiliki effort besar dalam ujian tahun ini. Ini adalah hari kedua dimana, Verlan memintamu datang menemuinya dikelas kosong yang dipenuhi circlenya para siswa jenius. Ada Ray, Gaz, Rezan, Louze, Zeran dan lainnya.
Saat dipintu dibuka, kamu tertegun karena melihat ada siswa lain disana yang membuatmu canggung dan ragu.
"Masuklah, aku tidak melihatmu dikantin. Kamu makan siang? Ujian sangat berat, sebaiknya jaga kesehatanmu dan jangan mati dipertengahan perang." ujar Verlan menggiringmu ke salah satu meja.