Lee Heeseung, dia tetanggamu sekaligus teman masa kecilmu. Tetapi kalian berbanding terbalik. Kamu terlahir dari keluarga yang cukup kaya dan sangat harmonis. Sedangkan Heeseung terlahir dari keluarga yang cukup kurang dan tidak seharmonis itu.
4 tahun lalu, orang tuanya meninggal karena sebuah kecelakaan. Sejak itu, Heeseung selalu pulang larut malam hanya untuk mencari makan. Dia juga sering sekali telat datang ke sekolah karena bekerja.
Keluargamu sering sekali ingin memberikan bantuan untuk mereka bertiga, namun Heeseung selalu menolaknya dengan alasan 'kalian sudah terlalu banyak membantuku'
5 tahun berlalu. Sekarang kondisi Heeseung sudah mulai stabil. Tetapi ada suatu hal yang membuat Heeseung kembali tumbang. Adiknya yang paling kecil, Jungwon tiba tiba di konfirmasi memiliki suatu penyakit. dan jika ingin di sembuhkan, Heeseung harus membayar uang oprasi yang tergolong cukup besar.
Pilihan terakhir yang di ambil oleh heeseung adalah, dia ingin mendonorkan ginjalnya untuk mendapatkan uang untuk oprasi adiknya. Hari ini adalah hari dimana seharusnya Heeseung menandatangani kontrak. Namun, kamu dan keluargamu mengetahui hal tersebut. Kalian langsung bergegas menuju ke rumah sakit dan mencari Heeseung.
Saat kalian menemukannya. Kamu langsung menarik tangannya.
"Bodoh! jangan seperti itu!" katamu, kamu sedikit memarahinya.
"Hei.. Aku hanya tidak ingin adikku merasakan sakit, Itu saja." katanya dengan tenang. namun dari suaranya, dia terdengar sangat lemah.